Adapunciri-ciri teks eksposisi antara lain: 1. Menyampaikan informasi atau pengetahuan secara singkat, padat, dan jelas sesuai ejaan baku. 2. Informasi atau pengetahuan bersifat faktual, atau sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 3. Isi informasi mengandung 5W+1H yaitu, apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. 4.
c1CWL7. Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia16 Februari 2022 2312Halo Laili L. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya. Cara menyampaikan informasi dalam teks eksposisi adalah dengan objektif dan rasional. Untuk memahami alasan jawaban tersebut, berikut adalah pembahasannya. Eksposisi merupakan jenis teks yang banyak ditulis untuk memaparkan masalah berdasarkan sudut pandang penulis disertai fakta yang mendukung. Cara menyampaikan informasi dalam teks eksposisi adalah dengan objektif dan rasional. Objektif bermakna hal mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi dan faktual, yaitu berdasarkan kenyataan. Sementara, rasional bermakna menurut pikiran dan pertimbangan yang logis. Kedua hal ini merupakan dasar pertimbangan ketika akan memasukkan fakta dan opini di dalam teks eksposisi. Dengan demikian, cara menyampaikan informasi dalam teks eksposisi adalah dengan objektif dan rasional. Semoga membantu ya
Teks eksposisi adalah teks yang mengandung sejumlah pengetahuan dan informasi secara singkat, padat, akurat, dan mudah untuk dipahami. Dalam teks eksposisi, sebuah isu diuraikan melalui rangkaian argumen dari penulis. Argumen digunakan sebagai bahan pendukung topik yang dibahas. Contoh teks eksposisi adalah artikel berita yang dimuat dalam media. Menurut modul Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut. Penyampaian teksnya secara lugas. Menggunakan bahasa yang baku. Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan. Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya. Teks eksposisi bersifat objektif dan netral. Penjelasannya disertai data yang akurat. Fakta digunakan sebagai alat untuk memperjelas dan kontribusi. Gaya informasi yang mengajak. Struktur teks eksposisi terdiri atas tesis, rangkaian argumen atau argumentasi, dan penegasan ulang atau simpulan. Contoh Teks Eksposisi Singkat Beserta Strukturnya Simak contoh teks eksposisi singkat berikut ini. Budaya Tradisional Semakin Tergerus Tesis Banyak aspek yang telah dicapai bangsa Indonesia pada 70 tahun usia kemerdekaan yang perayaannya telah berlangsung. Namun kenyataannya, pencapaian ini hanya sebatas keberhasilan secara fisik. Kemampuan bangsa Indonesia untuk bersaing di bidang seni budaya, khususnya seni dan budaya tradisional, masih tertinggal jauh dibandingkan negara lain. Argumentasi Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keragaman seni budaya tradisional. Tentunya Indonesia dapat bersaing dalam bidang seni budaya dengan negara lain. Generasi muda sebagai pewaris budaya tradisional harus dimotivasi untuk melestarikannya. Semangat pengembangan budaya harus ditanamkan sejak dini. Generasi muda dapat mengembangkan budaya tradisional tidak hanya di negeri sendiri, tetapi juga di kancah internasional. Argumentasi Pengembangan seni budaya Indonesia pada era globalisasi mengalami kendala besar. Saat ini masyarakat sudah terimbas dari efek globalisasi. Banyak cerita atau budaya tradisional yang dimiliki bangsa Indonesia terlupakan. Budaya tradisional semakin tergerus dengan modernisasi budaya dari luar negeri. Penegasan ulang Kondisi seni budaya tradisional perlu menjadi perhatian semua pihak. Kondisi tersebut harus menjadi pemicu berbagai pihak untuk melestarikan seni budaya tradisional. Dengan demikian, budaya Nusantara dapat dibangun di negeri sendiri. Budaya nusantara mampu sejajar dengan budaya negara lain. Jadi, tidak ada yang akan memandang budaya Nusantara dengan sebelah mata lagi. Sumber Buku CMS Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan HOTS. Contoh Teks Eksposisi Tentang Kesehatan Beserta Strukturnya Bahaya Kabut Asap Bagi Kesehatan Tesis Saat ini udara di beberapa kota besar di Indonesia tercemar dengan kabut asap hasil dari pembakaran hutan dan lahan akibat ulah manusia. Kabut asap tersebut kini memenuhi udara dan telah melewati ambang batas normal yang bisa dihirup oleh manusia. Kabut asap yang melayang-layang di udara ini 100 kali lebih berbahaya daripada asap yang dikeluarkan oleh rokok karena mengandung ratusan kali zat karsinogenik yang sangat berbahaya di dalamnya bagi kesehatan tubuh kita. Argumentasi Kabut asap yang mencemari udara ini menimbulkan berbagai kerugian dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi kesehatan mereka sehingga masyarakat yang menghirup kabut asap memiliki berbagai macam risiko penyakit yang berbahaya. Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Balitbangkes Kementerian Kesehatan, anak-anak, lansia, dan orang-orang penderita penyakit jantung dan paru-paru memiliki risiko yang sangat besar terkena dampak kabut asap. Argumentasi Ada beberapa penyakit berbahaya yang dapat ditimbulkan oleh kabut asap ini, di antaranya iritasi pada bagian mata dan kulit. Hal ini disebabkan oleh partikel- partikel halus yang melayang-layang di udara mengenai mata dan kulit mereka sehingga mata dan kulit menjadi perih dan memerah. Apabila hal ini terus menerus terjadi, kerusakan pada mata dan kulit akan semakin meradang. Argumentasi Bahaya kabut asap selanjutnya adalah memperparah para penderita asma dan penyakit paru-paru kronis, seperti bronkitis, dan PPOK. Penyakit -penyakit tersebut akan bertambah buruk jika kabut asap terhirup ke dalam paru. Selain itu, bagi para penderita penyakit kronis lainnya seperti jantung, hati, dan ginjal, kabut asap ini menjadi faktor yang bisa memperburuk keadaan mereka. Hal ini terjadi karena kabut asap yang terhirup itu menurunkan daya tahan tubuh sehingga tubuh kehilangan sistem imunitasnya. Argumentasi Bahaya kabut asap lainnya adalah bencana ini dapat menyebabkan infeksi pada paru-paru dan saluran pernafasan. Kabut asap yang terhirup tersebut akan mengakibatkan selaput lendir di mulut, hidung, dan tenggorokan terinfeksi sehingga menyebabkan alergi dan peradangan pada saluran pernapasan atau disebut juga dengan ISPA. Bahkan ,yang paling parah kabut asap ini bisa menyebabkan penyakit Pneumonia. Argumentasi Penyakit Pneumonia akan mengakibatkan paru-paru menjadi hitam dan rusak. Akibatnya, paru-paru akan kehilangan kemampuannya untuk melakukan tugas utamanya, yaitu bernafas sehingga para penderita penyakit ini sulit untuk sembuh, bahkan bisa menyebabkan kematian. Argumentasi Selain membahayakan secara langsung, kabut asap juga mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan manusia. Partikel-partikel kabut asap yang mengandung zat karsinogenik berbahaya tersebut terbawa angin dan menempel pada permukaan tumbuhan, dan buah-buahan. Selain itu, partikel kabut asap itu juga mencemari sumber-sumber air, seperti sungai, sumur, dan danau. Buah, tumbuhan, dan air yang tercemar tersebut akan dikonsumsi oleh manusia. Akibatnya, masyarakat yang mengonsumsinya menderita berbagai masalah pencernaan, seperti diare, dan penyakit pencernaan lainnya. Argumentasi Dampak tidak langsung lainnya adalah kabut asap bisa menimbulkan stres. Masyarakat yang terpapar kabut asap tidak bisa beraktivitas seperti biasanya sehingga mau tidak mau mereka harus berdiam diri di dalam rumah. Hal inilah yang menimbulkan stress di dalam diri mereka. Akibatnya, daya tahan tubuh menjadi menurun dan mereka menjadi mudah terserang penyakit. Argumentasi Dari risiko-risiko penyakit di atas, baik secara langsung maupun tidak langsung, anak-anak kecil dan para lanjut usia lah yang sangat beresiko terkena dampaknya. Hal ini dikarenakan anak kecil dan lansia memiliki daya tahan tubuh yang lemah dibandingkan dengan orang-orang dewasa. Penegasan ulang Berdasarkan penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa kabut asap yang menyelimuti udara bisa menyebabkan penyakit terhadap masyarakat yang menghirupnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Sumber Modul Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Contoh Teks Eksposisi Tentang Covid-19 Pentingnya Menggunakan Masker saat Pandemi Menggunakan masker pada saat pandemi COVID-19 merupakan hal yang wajib dipakai terutama ketika bepergian keluar rumah. Masker menjadi hal yang esensial karena mampu menangkal virus ataupun bakteri yang akan masuk ke mulut ataupun hidung seseorang. Dokter Budi mengingatkan bahwa menggunakan masker penting karena merupakan penghalang atau barrier agar ludah atau cipratan terhalangi ketika sedang mengobrol, batuk, atau bersin. Serta sebagai cara untuk melindungi diri sendiri dan orang lain terutama kelompok rentan agar tidak tertular COVID-19. “Jadi, misalkan kalau kita tidak pakai masker semuanya bisa menyembur. Kalau kita pakai masker semuanya terhalangi. Walaupun anak muda tidak ada gejala yang muncul tapi tetap kita harus melindungi orang lain dan lingkungan kita, apalagi kelompok rentan. Jadi, salah satu pencegahannya penularan itu tetap harus menggunakan masker, walaupun kita tidak ada gejala,” jelasnya. Secara garis besar terdapat tiga jenis masker yaitu masker kain, masker medis atau masker bedah, dan masker N95 atau KN95. Masker kain merupakan masker yang dapat digunakan untuk masyarakat terutama yang sehat dan saat berada di tempat kerumunan. Umumnya masker kain dapat ditemui dimana saja karena harganya yang murah dan dapat dipakai berulang kali. Sedangkan masker medis atau masker bedah adalah masker yang digunakan oleh tenaga kesehatan atau orang yang sakit dan hanya dapat digunakan satu kali pemakaian. Dan yang ketiga adalah masker N95 dimana efektivitasnya itu mencapai 95% untuk menyaring partikel virus yang berukuran kurang lebih 0,3 - 10,1 mikron. Umumnya, masker N95 digunakan untuk tenaga medis yang melakukan tindakan yang dapat menimbulkan aerosol seperti pada tindakan operasi. Dokter Budi juga menjelaskan bahwa ketika menggunakan masker harus memperhatikan kebersihan dan kelayakan pada masker seperti sebelum memakai masker kondisi tangan harus bersih, memastikan bahwa masker dalam kondisi yang bersih dan tidak rusak, serta memastikan tidak ada celah ketika memakai masker. Apabila ingin makan atau minum sebaiknya masker dilepas dan disimpan pada tempat atau plastik yang bersih. “Kemudian kita juga harus pastikan bahwa memang mulut, hidung, dan dagu semuanya tertutupi. Jadi misalnya kalau mulutnya saja tertutupi, kalau misalnya kita bersin dari hidung, dari hidung masih keluar,” kata dokter Budi. Selain itu, dokter Shela turut menjelaskan mengenai cara melepas masker yang benar agar tidak terkontaminasi virus atau bakteri yang menempel di masker. “Pertama pastikan tangan sudah steril dan pegang bagian dari talinya, kemudian pegang bagian dari talinya dan jangan menyentuh bagian depan maskernya, serta buka secara perlahan agar tidak ada risiko penularan,” jelas dokter Shela. Dokter Shela juga mengingatkan setelah melepas masker kain disarankan untuk dicuci menggunakan air dan sabun agar virus dan bakteri yang menempel luruh atau mati, serta menjemurnya di bawah sinar matahari. Sedangkan apabila menggunakan masker medis, dianjurkan untuk membungkus dengan plastik atau diletakkan pada tempat sampah khusus infeksius agar tidak terjadi kontaminasi. Sumber Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Cara Membuat Teks Eksposisi Mengutip buku Identifikasi Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas X oleh Ria Yusnita, berikut cara membuat teks eksposisi. 1. Menentukan Topik/Masalah Langkah pertama untuk membuat teks eksposisi adalah menentukan topik. Cobalah memilih topik yang dikuasai dan menarik. Sebuah topik dikatakan menarik apabila berkaitan dengan kepentingan pembaca, menyangkut orang-orang penting atau terkenal, peristiwa besar, dan hal-hal yang langka atau unik. Banyak membaca dari berbagai sumber referensi juga membantu dalam memilih topik. 2. Menyusun Kerangka Tulisan Setelah memilih topik, susun kerangka tulisan. Penyusunan ini berfungsi untuk membantu dalam penulisan teks eksposisi yang sistematis dan mudah dipahami. 3. Mengumpulkan Bahan Tulisan Teks eksposisi menguraikan isu secara faktual. Dengan demikian, mengumpulkan bahan atau referensi yang akurat perlu dilakukan. Pastikan bahan atau referensi yang diambil berasal dari sumber yang terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. 4. Mengembangkan Kerangka Setelah kerangka tulisan dan bahan terkumpul, mulai kembangkan kerangka tulisan. Penulisan teks eksposisi menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Gunakan kata baku sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI. Uraikan sesuai struktur, yaitu tesis, rangkaian argumen, dan penegasan ulang. Itulah pembahasan tentang contoh teks eksposisi dan cara membuatnya.
pendirian menerimakan isu dlm teks eksposisi, yakni? kaidah memberikan berita dlm pustaka eksposisi yaitu Bagaimana kaidah menganjurkan gosip dlm referensi eksposisi? Cara mencadangkan informasi pada teks eksposisi adalah Dengan cara bagaimana memberikan gosip dlm wacana eksposisi cara menerimakan isu dlm teks eksposisi, yakni? Jawaban sungguh bebas & rasional mudah-mudahan signifikan mandu menyerahkan berita dlm bacaan eksposisi ialah Deklarasi yg disampaikan dlm pustaka eksposisi berasal dr hasil pengamatan, penelitian, atau pengalaman. Teks ini bermaksud menyampaikan fakta-fakta dengan-cara teratur, logis, & saling bertautan dgn intensi buat menjelaskan sebuah ilham, istilah, masalah, proses, elemen-atom sesuatu, atau hubungan alasannya adalah penutup semoga dimengerti maka dari itu orang lain. Bagaimana cara memunculkan gosip dlm teks eksposisi? Jawaban 1 Metode identifikasi Metode yg berusaha mengistilahkan ciri-ciri atau unsurunsur pengenal suatu objek sehingga sidang pembaca bertambah mengenal korban tersebut. 2 Metode proporsi Metode yg berusaha membandingkan suatu bahan yg digarapnya melewati perbandingan dgn suatu bulan-bulanan lain yg sudah diketahui . 3 Metode ilustrasi Metode yg dilaksanakan dgn cara menjelaskan sebuah kaidah yg mujarad dgn menelanjangi lengkap-pola kasatmata. 4 Metode klasifikasi Metode yg dikerjakan dgn mandu membagi alias menggolongkan sebuah mangsa ke dlm golongan tertentu menurut ciri-ciri khusus atau tertentu. 5 Metode definisi Metode yg dijalankan dgn pendirian membatasi sebuah pangsa ataupun hal yg didefinisikan. 6 Metode analisis Metode yg dilakukan dgn cara membagi suatu subjek ke dlm suku cadang-komponennya. Fakta yg ada dlm karangan eksposisi dipakai hanya sebagai instrumen untuk mengkonkretkan, adalah membuat rumusan & kaidah yg dikemukakan itu lebih positif. ; Penjelasan Pendirian menyampaikan informasi pada teks eksposisi yakni Jawaban Prinsip-cara yg biasa digunakan untuk menyampaikan informasi melalui penyuguhan karangan eksposisi yakni selaku berikut 1 Metode identifikasi Metode yg berusaha menyebutkan ciri-ciri atau unsurunsur pengenal sebuah objek sehingga para pembaca lebih mengenal bahan tersebut. 2 Metode perbandingan Metode yg berusaha membandingkan sebuah objek yg digarapnya tinggal perbandingan dgn suatu objek lain yg telah dikenal. 3 Metode gambaran Metode yg diolah dgn cara menguraikan satu cara yg kocak dgn membeberkan hipotetis-model faktual. 4 Metode penjabaran Metode yg dilaksanakan dgn pendirian membagi atau memilah sebuah bahan ke dlm kalangan tertentu menurut ciri-ciri singularis atau tertentu. 5 Metode definisi Metode yg dilakukan dgn cara mewatasi suatu ira atau situasi yg didefinisikan. 6 Metode analisis Metode yg dilaksanakan dgn cara membagi suatu subjek ke dlm komponen-komponennya. Fakta yg suka-suka dlm karangan eksposisi dipakai hanya selaku perlengkapan untuk mengkonkretkan, yaitu menciptakan menjadikan rumusan & kaidah yg dikemukakan itu bertambah riil. Salam Ukhuwah Hendaknya Bermakna Dengan kaidah bagaimana memasrahkan gosip dlm teks eksposisi Jawaban dengan cara menyampaikannya dengan-cara rinci & berantai supaya sang pendengar bisa memahamu
Ilustrasi Jenis-jenis Teks. Foto DariuszSankowski by Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, teks dapat diartikan sebagai naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang, kutipan dari kitab suci untuk pangkal ajaran atau alasan, atau bahan tertulis untuk dasar memberikan pelajaran, pidato, dan sebagainya. Terdapat jenis-jenis teks dalam bahasa Indonesia, yaitu narasi, persuasi, deskripsi, argumentasi, dan teks memiliki isi dan kegunaannya masing-masing. Adapun teks tersebut memiliki ciri-ciri yang membedakan antara satu teks dengan yang Jenis-jenis Teks dalam Bahasa IndonesiaIlustrasi Jenis-jenis Teks. Foto DariuszSankowski by artikel ini telah membahas bahwa terdapat lima jenis teks dalam bahasa Indonesia. Dikutip dari buku BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas IV yang ditulis oleh Agus Sasono 2021 172, berikut adalah penjelasan jenis-jenis teks1. Teks NarasiTeks narasi merupakan karangan yang bertujuan untuk mengisahkan atau bercerita. Karangan ini disusun berdasarkan urutan waktu, memiliki tokoh, dan terdapat Teks PersuasiTeks persuasi adalah bentuk karangan yang bertujuan untuk menyarankan atau membujuk. Karangan persuasi memaparkan gagasan atau alasan untuk meyakinkan pembaca, berisi ajakan, bujukan, atau imbauan kepada Teks DeskripsiTeks deskripsi adalah karangan yang memberikan gambaran atau kesan terhadap objek, tempat, gagasan, peristiwa, dan semacamnya yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan penulisan teks deskripsi adalah memberikan gambaran yang jelas tentang Teks ArgumentasiTeks argumentasi adalah karangan yang dibuat untuk menyampaikan suatu gagasan, pemikiran, pendapat, ide, atau opini penulis yang disertai dengan bukti dan alasan untuk meyakinkan Teks EksposisiTeks eksposisi adalah karangan yang bertujuan untuk menjelaskan, memaparkan, mengajarkan, menyampaikan informasi, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca mengikuti atau prinsipnya fungsi utama dari teks adalah sebagai alat komunikasi yang tidak langsung. Menulis sangat penting bagi pendidikan karena memudahkan para pelajar untuk berpikir dan menuangkan menulis juga dapat memudahkan seseorang untuk merasakan dan menikmati hubungan atas daya tanggap atau persepsi seseorang. Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis teks dalam bahasa Indonesia. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan! CHL
Ilustrasi Sifat Informatif dalam Penulisan Teks Eksposisi. Sumber eksposisi adalah teks yang berisi pengetahuan dan informasi yang ditampilkan dalam bentuk tulisan yang singkat, padat, cermat, dan mudah untuk dipahami pembaca. Oleh karena itu, sifat dari penulisan teks eksposisi adalah informatif. Informasi yang dalam teks eksposisi memuat sudut pandang tertentu disertai dengan argumentasi. Salah satu tujuan penulisan teks eksposisi adalah untuk memaparkan atau memberitahukan sebuah informasi tentang suatu topik kepada pembaca sehingga menambah pengetahuan dan wawasan pembaca. Ilustrasi Sifat Informatif dalam Penulisan Teks Eksposisi. Sumber Teks EksposisiMenurut buku CMS Cepat Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X,XI,XII oleh Tomi Rianto 2019 15, ciri-ciri teks eksposisi antara lainMenjelaskan berbagai informasi tentang informasinya bersifat lugas dan menggunakan bahasa baku. Tidak memihak, artinya tidak memaksakan kehendak penulis kepada rangkaian informasi yang bersifat objektif dan dipakai sebagai alat kontribusi dan alat konkretasi. Ilustrasi Sifat Informatif dalam Penulisan Teks Eksposisi. Sumber Penulisan Teks EksposisiKeraf, seperti yang dikutip dalam buku Model Pembelajaran Berbasis Masalah Problem Based Learning oleh Trian Pamungkas, 2020 29-33, mengemukakan beberapa langkah dalam penulisan teks eksposisi. Langkah-langkah tersebut antara lainPendahuluan Pendahuluan berisi latar belakang, alasan memilih topik yang akan disampaikan dalam teks, luas lingkup, tujuan penulisan, dan kerangka acuan yang Eksposisi Pengembangan sebuah kerangka karangan yang yang kemudian uraiannya disajikan secara rinci. Kesimpulan Penulis akhirnya menyajikan kesimpulan mengenai apa yang disajikan dalam isi eksposisi. Dalam hal ini, langkah-langkah teks eksposisi di atas suatu hal yang dianggap lebih praktis karena setiap bagiannya tak dimunculkan secara deskripsi, lebih menitikberatkan pada setiap tahapannya. Selanjutnya, buku tersebut juga membahas mengenai informasi. Informasi adalal hal-hal yang dimuat dalam teks eksposisi. Ciri-ciri informasi menurut Bodnar adalah sebagai berikutInformasi harus relevan, yaitu mempunyai manfaat untuk penggunanya. Informasi harus cermat, yaitu harus disusun dengan teliti dan bebas dari kesalahan-kesalahan, serta jelas maksud dan harus tepat waktu dan tidak boleh harus konsisten atau sesuai dengan data yang sebenarnya dan tidak boleh ada perubahan. Ilustrasi Sifat Informatif dalam Penulisan Teks Eksposisi. Sumber penjelasan mengenai teks eksposisi yang memiliki sifat informatif. Semoga penjelasan ini dapat membantu anda yang sedang menyusun teks eksposisi. IND
cara menyampaikan informasi dalam teks eksposisi yaitu