Senam aerobik merupakan aktivitas olahraga yang sangat populer. Adapun, senam aerobik termasuk dalam jenis senam irama yaitu senam yang dilakukan dengan iringan musik.14 Sep 2021 Senam aerobik dan SKJ termasuk dalam kelompok senam apa? Nah, ternyata SKJ itu termasuk dalam senam umum. Dalam macam-macam senam ini, kamu juga akan bergerak dengan diiringi irama []
Latihanaerobik dirancang dengan intensitas yang cukup rendah yang membuat semua karbohidrat diubah menjadi energi secara aerobik melalui produksi ATP di mitokondria.Contohnya yaitu lari jarak menengah, lari jarak jauh, berenang, bersepeda, memanjat tangga dan berjalan.. Aerobik ini merupakan jenis latihan daya tahan di mana otot-otot bergerak secara berirama dan terkoordinasi untuk jangka
Adabanyak cabang olahraga atletik yang dipertandingkan dan secara umum bisa dibagi menjadi empat nomor yaitu nomor jalan lari lompat dan lempar. 12 Cabang Olahraga Atletik Terpopuler Tokopedia Blog . Jalan cepat dengan melangkahkan kaki depan harus menempel tanah sebelum kaki belakang diangkat. Berikut ini yang bukan merupakan olahraga yang
KriteriaDari Bioma Hutan Gugur : Memiliki tingkat curah hujan yang merata di seluruh wilayahnya yaitu antara 75 - 100 cm/tahunnya 7 Film semi dewasa asal korea ini, Konon sangat legendaris dan masih populer hingga kini Pembicaraan soal film semi, yang biasanya mengisahkan tentang kehidupan percintaan manusia dewasa, memang menarik 7 Film semi
Istilahatletik yang kita kenal berasal dari bahasa Yunani yaitu athlon yang berarti berlomba atau bertanding. Atletik merupakan olahraga pertama di dunia yang kemudian dibentuk pertandingannya. Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga. Jakarta -. Di bawah ini yang bukan termasuk cabang atletik nomor lompat adalah.
Manfaatdan risiko olahraga anerobik. Seperti halnya jenis olahraga yang lain, ada manfaat dan risiko yang bisa didapatkan saat Anda melakukan latihan anaerobik. Berikut ini penjelasannya. 1. Manfaat olahraga anaerobik. Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika rutin melakukan latihan anaerobik adalah: Membentuk otot. Menurunkan berat badan.
3 Keterampilan gerak kontinyu (countinous motor skill) yaitu keterampilan gerak yang tidak dapat dengan mudah diketahui titik awal dan akhir dari gerakannya. Dalam hal ini pelakulah yang menentukan titik awal dan akhir. 32 Klasifikasi berdasarkan kecermatan gerak Jenis otot-otot yang terlibat dapat menentukan kecermatan pelaksanaan gerak.
6c38. Melakukan olahraga merupakan kebiasaan yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan mempertahankan berat badan normal. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, olahraga memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes mellitus tipe 2, beberapa jenis kanker, meningkatkan kekuatan otot dan tulang, meningkatkan kesehatan mental dan menjaga suasana hati, menurunkan risiko untuk mengalami depresi, dan memperlambat proses penuaan. Mungkin Anda sering mendengar olahraga jenis aerobik, namun apakah pernah mendengar olahraga anaerobik? Apa beda dari aerobik dengan anaerobik? Apakah keduanya memiliki manfaat serta dampak yang sama untuk kesehatan tubuh? Apa itu olahraga aerobik? Olahraga aerobik yang selama ini diketahui oleh sebagian besar orang berupa olahraga yang diadakan di dalam ruangan, melakukan gerakan-gerakan senam, atau pun menggunakan alat-alat olahraga. Namun sebenarnya olahraga aerobik diartikan sebagai olahraga yang memerlukan banyak oksigen dan melibatkan banyak otot-otot besar. Olahraga tipe ini dilakukan dalam intensitas yang rendah dan dalam kurun waktu yang cukup lama. Setiap melakukan aktivitas fisik, tubuh akan membentuk energi untuk dipakai sebagai energi. Ketika kita melakukan olahraga aerobik, maka sebagian besar tubuh menggunakan glikogen atau gula otot dan cadangan lemak sebagai bahan dasar dari pembentukan energi. Olahraga jenis ini baik untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan jantung. Oleh karena itu, olahraga aerobik sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh orang yang memiliki berat badan berlebih. Dengan melakukan olahraga aerobik, Anda juga dapat menurunkan kadar lemak dalam tubuh, menghindarkan Anda untuk mengalami stres, serta menurunkan berbagai risiko penyakit degeneratif. Jenis olahraga aerobik adalah olahraga yang nyaman dilakukan, tanpa membuat Anda susah bernapas, seperti jalan santai, berenang, dansa, dan bersepeda. Masing-masing jenis olahraga aerobik memiliki durasi yang berbeda-beda. Namun Cleveland Clinic menganjurkan untuk melakukan olahraga aerobik dengan intensitas sedang, yang dilakukan selama 30 menit setiap hari dalam satu minggu. Apa itu olahraga anaerobik? Pada kondisi anaerobik, tubuh tidak menggunakan oksigen dalam proses pembentukan energi. Berbeda dengan olahraga aerobik yang menggunakan hampir seluruh otot yang ada di tubuh, olahraga anaerobik bertujuan untuk menguatkan bagian otot tertentu. Bahan bakar utama yang digunakan untuk menghasilkan energi ketika melakukan olahraga anaerobik adalah gula dalam otot atau glikogen. Glikogen akan habis sekitar 2 jam setelah digunakan. Selama olahraga ini dilakukan, tubuh akan menghasilkan asam laktat, yaitu hasil dari pembakaran glikogen menjadi energi. Asam laktat yang jumlahnya cukup tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan kram pada otot dan kelelahan yang berlebihan. Oleh karena itu, olahraga anaerobik hanya dilakukan dalam waktu yang singkat untuk menghindari gangguan fungsi tubuh yang mungkin muncul. Jika olahraga aerobik dilakukan untuk menurunkan berat badan, maka olahraga anaerobik ini berfungsi untuk menjaga berat badan dan membentuk massa otot. Sebenarnya, kalori yang dibakar oleh tubuh akan lebih banyak jika tubuh memiliki massa otot yang lebih banyak, oleh karena itu dengan melakukan olahraga anaerobik kalori yang terbakar bisa lebih banyak. Selain itu olahraga ini bermanfaat juga melatih kekuatan otot dan tulang serta menurunkan risiko terkena osteoporosis. Cleveland Clinic menganjurkan untuk melakukan olahraga anaerobik setidaknya satu atau dua kali dalam satu minggu. Sekali latihan Anda bisa memulai dengan mengangkat beban yang ringan dengan melakukannya berulang-ulang 12 hingga 20 kali. Jenis olahraga anaerobik lainnya adalah berlari sprint karena membutuhkan energi yang banyak dan menimbulkan kelelahan setelah melakukannya. Lalu, saya harus memilih olahraga yang mana? Pertama-tama tentukan dulu apa tujuan dan target utama Anda. Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau mengalami obesitas, maka sebaiknya untuk melakukan olahraga jenis aerobik terlebih dahulu. Setelah perlahan-lahan berat badan Anda turun, maka Anda harus menjaga berat badan dan meningkatkan kekuatan otot serta tulang. Hal ini Anda dapatkan ketika Anda melakukan olahraga anaerobik. Sedangkan untuk hasil yang maksimal dan menjaga kesehatan, Anda dapat menggabungkan olahraga aerobik dengan olahraga anaerobik.
- Senam aerobik merupakan salah satu kategori senam irama. Sehingga, tak heran jika aerobik merupakan bagian dari cabang olahraga senam. Aerobik berasal dari kata aero yang artinya oksigen, sebagaimana dikutip dari buku Mengenalkan Teknik Senam Dasar 2012 karya Haryanto. Senam aerobik adalah olahraga yang dilakukan secara terus-menerus di mana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi dengan kecepatan menempuh dasarnya, kualitas atau intensitas gerakan latihan senam aerobik dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Baca juga 7 Manfaat Senam Aerobik bagi Kesehatan Tubuh Dalam buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA untuk Kelas XI 2010, karya Irwansyah, berikut adalah jenis-jenis senam aerobik High impact aerobic Jenis senam aerobik satu ini dilakukan dengan cara benturan satu bentuk latihan aerobik gerakan high impact adalah seperti jogging, berlari, meloncat, atau gerakan yang relatif kuat. Baca juga Senam Aerobik Pengertian, Ragam Gerakan, dan Manfaatnya Low impact aerobic Sesuai dengan namanya, low impact aerobic merupakan senam aerobik yang dilakukan cara benturan ringan, biasanya salah satu kaki berada di lantai dan gerakan relatif membutuhkan kekuatan yang lambat. Aerobic dance Senam aerobik satu ini dilakukan dengan kombinasi bentuk-bentuk tarian yang indah. Jenis satu ini pada dasarnya adalah upaya untuk menambah variasi, intensitas serta volume latihan agar lebih meningkat. Biasanya aerobic dance menggunakan peralatan, di antaranya kursi, tali, tongkat, dan bola. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Halodoc, Jakarta - Asma merupakan penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menyebakan dada terasa sesak dan sulit bernapas. Selain itu, pengidap asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk. Bagi pengidap penyakit asma, mempunyai saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang normal bukan pengidap asma. Ketika paru-paru teriritasi, maka otot-otot saluran pernapasan pengidap asma akan menjadi kaku dan membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang menjadikan bernapas makin sulit dilakukan. Sel di saluran pernapasan juga mungkin membuat lebih banyak lendir dari biasanya. Lendir ini selanjutnya dapat makin mempersempit saluran pernapasan. Penyakit asma bisa diidap oleh semua golongan usia, baik muda atau tua. Olahraga sangat penting untuk siapapun, termasuk pengidap asma. Meskipun beberapa pengidap asma berolahraga bisa memicu kambuhnya asma, tenang ada beberapa olahraga yang bisa pengidap asma lakukan dengan aman. Bila asma kambuh setelah berolahraga, kondisi ini disebut exercise-induced asthma EIA. Kenapa bisa kambuh? Asma yang kambuh disebabkan olahraga yang terlalu lama, atau kamu terlalu banyak mengeluarkan tenaga secara fisik. Ketika EIA terjadi pada pengidap asma, otot di sekitar jalur udara dalam tubuh akan berubah akibat suhu dan kelembapan, dan bereaksi dengan kontraksi, sehingga jalur udara tersebut menyempit. Kondisi ini menyebabkan pengidap asma mengalami gejala seperti batuk, dada terasa sesak, kelelahan yang berlebihan dan tidak biasa serta sesak napas. Gejala EIA ini umumnya dimulai dalam 5-20 menit setelah olahraga dimulai, atau 5-10 menit setelah olahraga selesai. Meskipun olahraga bisa membuat asma kambuh, bukan berarti kamu jadi tidak berolahraga. Kamu harus lebih selektif memilih olahraga yang aman bagi pernapasan dan penyakit asma. Berikut olahraga yang baik bagi pengidap asma. 1. Aerobik dengan Intensitas Sedang Berjalan, menari, atau bersepeda termasuk dalam olahraga aerobik dengan intensitas sedang. Olahraga ini menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang mengidap penyakit asma. Aerobik jenis ini merupakan olahraga sederhana dan mudah dilakukan tidak membuat asma kambuh. 2. Aerobik dengan Intensitas Berat Olahraga aerobik yang termasuk dalam intensitas berat yaitu jogging, berenang, atau sepak bola. Jika kamu ingin mendapatkan manfaat terbaik dari berolahraga untuk keseluruhan kesehatan, kamu bisa memilih olahraga ini. Perlu diketahui, berenang merupakan pilihan olahraga yang tepat bagi pengidap asma, karena olahraga ini dilakukan di area yang hangat dan lembap. Area tersebut merupakan bagus untuk pengidap asma. 3. Latihan Kekuatan dan Ketahanan Latihan kekuatan atau latihan ketahanan berguna untuk membangun dan melatih kekuatan otot. Selain itu, olahraga ini bisa dilakukan menggunakan beban seperti alat berat atau tanpa beban, dan tidak harus dilakukan di gym atau pusat kebugaran. Berjalan-jalan sambil menjinjing kantung penuh belanjaan dari supermarket atau pasar juga termasuk latihan ketahanan yang bagus untuk kamu yang mengidap asma. 4. Olahraga Pikiran dan Tubuh Yoga, tai chi, atau pilates adalah olahraga yang termasuk jenis olahraga pikiran dan tubuh. Memang bukan termasuk olahraga ketahanan atau kekuatan, olahraga ini meningkatkan fleksibilitas, mobilitas sendi-sendi tubuh kamu, juga sebagai bonus, bisa menjernihkan pikiran dan menjauhkan dari stres. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pengidap asma sebelum melakukan olahraga, seperti di bawah ini
Pernahkah Anda mendengar istilah aerobik? Latihan yang juga dikenal sebagai senam aerobik ini merupakan salah satu jenis senam yang populer di kalangan masyarakat. Ada sejumlah jenis senam aerobik yang bisa Anda lakukan dengan mudah seperti berikut ini. Beragam jenis senam aerobik Senam aerobik adalah aktivitas untuk menggerakan badan demi meningkatkan detak jantung dan laju pernapasan selama berolahraga. Aerobik yang disebut olahraga kardio ini juga diartikan sebagai latihan yang memerlukan lebih banyak oksigen untuk membakar energi dan menggerakkan otot-otot tubuh. Jenis senam ini terbilang sangat mudah dilakukan. Ada pula beragam manfaat latihan aerobik yang bisa Anda rasakan, salah satunya membantu menurunkan berat badan. Sebelum memulai aktivitas sehat ini, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis senam aerobik seperti di bawah ini. Jenis-jenis senam aerobik berdasarkan intensitasnya Olahraga ini umumnya melibatkan sebagian otot-otot besar pada tubuh. Gerakannya juga bisa membantu meningkatkan kebugaran jasmani Anda secara keseluruhan. Adapun, beberapa jenis senam aerobik berdasarkan intensitasnya antara lain seperti berikut. Low impact aerobic. Senam dalam intensitas gerakan yang ringan dan lambat, umumnya ditujukan untuk pemula, orang dengan obesitas, ibu hamil, atau lansia. High impact aerobic. Senam dengan intensitas gerakan yang keras dan cepat untuk membakar lebih banyak kalori pada orang yang sudah terlatih. Aerobik sport. Kombinasi gerakan low impact dan high impact untuk memberikan variasi agar tidak cepat bosan dan kelelahan selama berolahraga. Jenis-jenis senam aerobik berdasarkan musik pengiringnya Senam aerobik umumnya diiringi dengan musik tertentu. Selain mengiringi gerakan, irama musik juga berfungsi meningkatkan semangat dan motivasi olahraga. Sejumlah jenis senam aerobik berdasarkan musik pengiringnya sebagai berikut ini. Discorobic. Senam yang menggabungkan gerakan intensitas ringan dan keras secara bergantian dalam alunan musik disco. Rockrobic. Senam yang menggabungkan gerakan intensitas ringan dan keras dengan gerakan rock nā roll, seperti melompat dan berputar. Aerobic dance. Senam yang menggabungkan gerakan olahraga dengan kombinasi gerakan tarian yang indah. Selain jenis di atas, ada senam aerobik yang menggunakan alat bantu tertentu untuk meningkatkan variasi gerakan dan intensitas olahraga. Umumnya, beberapa peralatan yang digunakan dalam olahraga senam aerobik, antara lain kursi, meja, pita, tali, tongkat, dan bola. Contoh gerakan senam aerobik di rumah Meski senam aerobik identik dengan aktivitas fisik yang dilakukan secara bersama-sama, ada pula gerakan senam aerobik yang bisa Anda lakukan sendiri. Berikut ini adalah contoh-contoh gerakan senam, dari yang mudah hingga cukup menantang. 1. Squats Gerakan squats baik untuk melatih otot inti dan tubuh bagian bawah. Berikut langkah-langkah yang tepat untuk melakukannya. Posisi awal berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar bahu. Kemudian, letakkan tangan Anda ke bawah samping atau luruskan ke depan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Turunkan tubuh sejauh yang Anda mampu dengan mendorong punggung ke belakang. Pastikan bagian paha atas Anda sejajar lantai, dengan punggung tetap lurus dan dada dibusungkan, tidak membungkuk. Tahan tubuh selama beberapa saat untuk merasakan otot inti dan paha kencang, lalu angkat tubuh untuk kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali atau sesuai kemampuan Anda. 2. Jumping jacks Jumping jacks atau lompat bintang merupakan salah satu jenis senam aerobik yang melibatkan gerakan melompat. Begini cara mudah melakukannya. Posisi awal tubuh berdiri tegak dengan kedua telapak tangan di samping tubuh dan kedua kaki sedikit terbuka. Lompat sambil buka kedua kaki ke samping selebar bahu, sedangkan rentangkan juga kedua tangan ke atas kepala seperti membentuk bintang. Setelah mendarat dengan posisi tangan dan kaki terbuka, lompatlah lagi untuk kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan melompat ini sesuai kemampuan Anda. 3. Burpees Jika tubuh sudah cukup terlatih, Anda juga bisa melakukan gerakan burpees yang menantang dengan langkah-langkah seperti berikut ini. Posisi awal tubuh berdiri tegak sambil memposisikan tangan dan kaki secara santai. Kemudian, turunkan tubuh ke posisi jongkok dan tempatkan kedua tangan lurus di samping lutut Anda. Dorong kedua kaki ke belakang secara cepat hingga membentuk posisi push up. Tarik kaki kembali ke depan hingga posisi jongkok dan lompat ke atas sambil mengangkat tangan untuk kembali ke posisi berdiri sempurna. Ulangi gerakan jongkok, push up, dan melompat sebanyak 10 kali atau sesuai kemampuan Anda. Aturan latihan senam aerobik Demi mendapatkan manfaat senam aerobik secara optimal, Anda tentu harus berolahraga rutin. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan orang dewasa sehat beraktivitas fisik minimal 150 menit per minggu. Apabila sanggup, usahakan olahraga minimal 30 menit per hari selama 5 kali seminggu. Mulai dengan senam aerobik 10 menit per hari lalu tingkatkan untuk mencapai target optimal. Jangan lupa juga untuk melakukan pemanasan sekitar 10 menit sebelum masuk ke latihan inti, lalu akhiri dengan pendinginan sekitar 5 menit. Kedua hal ini bertujuan mempersiapkan tubuh Anda dan mencegah cedera saat berolahraga. Berbagai jenis senam aerobik tentu tidak cocok untuk semua orang. High impact aerobic mungkin kurang cocok bagi orang dengan masalah kesehatan tertentu. Oleh karena itu, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan jenis latihan mana yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. DisclaimerHello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau artikel ini membantu?IklanIklan
Halodoc, Jakarta ā Olahraga di dalam air dikenal sebagai jenis latihan yang cocok dilakukan oleh pengidap penyakit sendi, lansia, atau ibu hamil. Namun tahukah kamu, nyatanya ada beragam jenis olahraga air yang bisa dicoba, salah satunya aerobik air atau water aerobics. Olahraga yang satu ini memiliki manfaat yang tidak kalah dengan jenis olahraga lainnya. Aerobik air sering dianggap sebagai jenis latihan intensitas rendah, tapi siapa sangka manfaat yang ditawarkan tidak main-main. Rutin melakukan aerobik air bisa membantu meningkatkan kebugaran tubuh dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Di Indonesia, jenis olahraga yang satu ini mungkin masih terdengar asing dan belum banyak dikenal. Baca juga Rutin Aerobik Cegah Terjadinya Penuaan Otak, Benarkah?Water Aerobics dan Manfaatnya Olahraga air nyatanya bukan hanya berenang. Ada banyak jenis olahraga lain yang bisa dicoba, salah satunya water aerobics atau aerobik air. Tidak berbeda jauh dengan jenis olahraga lain, water aerobics juga memiliki banyak jenis atau format, termasuk berjalan di air, Zumba, tai chi, hingga yoga dan kickboxing. Tidak perlu takut, jenis olahraga ini tidak dilakukan di dalam bahkan hanya di permukaan atau pinggir-pinggir kolam. Water aerobics dan jenis olahraga lainnya cocok untuk dilakukan lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit tertentu. Saat berolahraga di dalam air, tubuh akan terasa lebih ringan hingga 90 persen dibandingkan berat badan normal. Namun, dampak yang didapatkan tubuh ternyata sama, misalnya saat melompat di dalam air, kamu akan mengalami dampak yang sama dengan melompat di darat. Selain memiliki banyak manfaat, water aerobics juga tergolong mudah dilakukan sehingga cocok untuk pemula. Risiko munculnya cedera dari olahraga ini juga cenderung kecil, tentunya jika olahraga dilakukan dengan benar, yaitu dimulai dari pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan. Aerobik air sendiri memiliki beberapa bagian, yaitu pemanasan, kardio dan latihan kekuatan, serta pendinginan. Dari segi kalori yang dibakar juga tidak mengecewakan. Secara umum, aerobik air bisa membakar hingga 300 kalori. Namun, jumlah pembakaran kalori dari olahraga ini bisa berbeda-beda, tergantung pada intensitas olahraga, gerakan yang dilakukan, durasi berolahraga, serta suhu air dan kedalaman kolam tempat melakukan water aerobics. Baca juga Ini Olahraga yang Aman Dilakukan Selama Pandemi CoronaSecara umum, gerakan tubuh yang lebih cepat dan menggerakkan tubuh bagian atas dan bawah bisa memicu pembakaran kalori yang lebih banyak. Namun perlu diingat, sebaiknya ketahui batasan tubuh dan jangan memaksakan diri. Biar manfaat olahraga yang didapat bisa maksimal, kombinasikan juga dengan penerapan gaya hidup sehat. Berolahraga di dalam air, termasuk water aerobics, juga bisa membantu membangun kekuatan dan ketahanan tubuh. Aktivitas fisik yang dilakukan di dalam air bisa membantu meningkat kekuatan dan perkembangan otot. Alhasil, hal tersebut bisa memengaruhi sistem metabolisme tubuh dan disebut bisa menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan. Karena jenis olahraga ini masih tergolong asing, kamu bisa mencoba untuk melakukan jenis olahraga air lainnya, salah satu yang paling populer adalah berenang. Rutin berolahraga bisa membantu menjaga kesehatan tubuh serta menjaga berat badan. Olahraga juga dianjurkan untuk orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Baca juga Berbagai Macam Gaya Renang dan ManfaatnyaKalau sakit dan butuh saran dokter, pakai aplikasi Halodoc saja. Sampaikan keluhan kesehatan yang dialami ke dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi pengobatan dan tips hidup sehat dari ahlinya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!ReferensiLivestrong. Diakses pada 2020. Water Aerobics Diakses pada 2020. Water Aerobics.
berikut ini yang bukan termasuk jenis olahraga aerobik yaitu